Wednesday, July 6, 2016

Harga Gula Aren Melonjak, Petani Aren Diuntungkan

Harga Gula Aren Melonjak, Petani Aren Diuntungkan. Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2016, harga gula aren sangat melonjak drastis dan hal ini tentunya para petani penyadap nira aren sangat diuntungkan. Pada hari-hari biasa sebelum menjelang Ramadhan harga gula aren pada umunya dikisaran 10-12 ribu per kilo-nya, namun pada bulan Ramadham tahun ini harga gula aren mencapai 17.500 per kilo gramnya.

Memang dari tahun ke tahun harga gula aren terus naik, dengan stabilnya harga gula aren dipasaran tentu ini adalah kabar baik bagi para petani. Selain harga yang terus naik permintaan pasar akan gula aren inipun semakin menigkat, hal ini terbukti dari banyaknya pesanan yang datang di kalangan pedagang yang ada di daerah saya yaitu Purwoejo.

Gula-Aren
Gula Aren

Gula aren sendiri adalah hasil dari penyadapan nira yang didapat dari pohon aren. Tidak semua daerah memiliki atau tumbuh pohon aren ini, di Indonesia sendiri pohon aren tumbuh banyak di Jawa, dan juga Nusa Tenggara Timur.

Terkadang di suatu daerah banyak tumbuh pohon aren, namun seringkali tidak dimanfaatkan atau diambil niranya, hal tersebut karena kadang penduduk setempat belum tau manfaat pohon aren itu sendiri serta tidak tau cara penyadapan nira aren. Mengenai manfaat dan cara penyadapan pohon aren Anda bisa baca tiga artikel berikut  :


Untuk menghasilkan gula aren memang butuh proses yang panjang, dan proses itu tentu membutuhkan pengetahuan khusus yang hanya dimiliki oleh para petani penyadap nira aren itu sendiri.

Selain diambil niranya untuk diolah menjadi gula aren, pohon aren sendiri memiliki banyak manfaat yang bisa diambil, buah dari pohon aren yang telah diolah adalah buah yang sering kita kenal dengan nama kolang-kaling. Harga kolang kaling sendiri di eceran pada bulan ramadhan dan jelang Idul Fitri ini mencapai 17.500.

Dengan harga gula aren dan juga produk-produk yang dihasilkan dari pohon aren ini, mudah-mudahan akan semakin meningkatkan pendapatan para petani, terutama petani penyadap nira aren.


EmoticonEmoticon